Amerika Serikat (AS) berjarak beberapa ribu km. dari Indonesia, tetapi dalam banyak hal, kebijakannya dapat membawa dampak. Tidak heran, penentuan presiden (Pilpres) AS turut jadi sorotan netizen di Indonesia.
Timeline sosial media seperti Twitter serta Facebook di Indonesia dipenuhi tema perbincangan dengan keyword 'Kalo Trump'. Semasing mengungkapkan pendapat mereka bila satu diantara kandidat, Donald Trump, memenangkan Pilpres AS.

be11a1d8-469d-4cfe-bcf5-2818e6578fe8
Sebagian salah satunya ada yang memiliki pendapat serius. Tetapi banyak pula yang melemparkan candaan, bahkan juga meme berkaitan Trump bila dia jadi Presiden AS ke-45.
" Jika Trump menang, besar kemungkinan akan banyak demo anti-Amerika disini sepanjang satu tahun lebih ke depan, " sebut pemakai Twitter dengan nama account @adipulomanan.
" Jika Trump menang gue jadi degdegan saksikan pergantian dunia, " pendapat yang memiliki account @Inftxo712.
" Jika Trump menang, takutnya style kampanye Trump diikutin kandidat disini ya. Matik, " tutur @goobruck.

d31dd17e-95a8-4471-8db7-c759f950ee36Foto : Twitter
Separuh kian lebih 50 negara sisi AS sudah merampungkan sistem pengambilan suara. Selama ini Donald Trump mengungguli perolehan electoral college atas Hillary Clinton dengan nada dari 27 negara sisi yang telah masuk.
Saat berita ini ditulis, proyeksi yang launching media terkenal AS, CNN, Rabu (9/11/2016), mengatakan Trump memperoleh sekurang-kurangnya 139 electoral college sedang Hillary baru memperoleh 104 electoral college. Diperlukan sekurang-kurangnya 270 electoral college, dari keseluruhan 538 electoral college, untuk memenangkan pilpres AS.
Dengan perolehan electoral college sejumlah itu, Trump diproyeksikan menang di sejumlah 17 negara sisi. Negara sisi yang dimenangkan Trump diantaranya Montana, Wyoming, North Dakota, South Dakota, Kansas, Oklahoma, Texas, Arkansas, Louisiana, Indiana, Kentucky, Tennessee, Mississippi, West Virginia, Alabama, South Carolina serta Nebraska.
Tetapi untuk Nebraska lantaran tak mengaplikasikan system winner-take-all, tetapi system seimbang, Trump memperoleh 3 electoral college serta Hillary 2 electoral College.
Sedang Hillary juga diproyeksikan menang di 10 negara sisi, diantaranya Illinois, New York, New Jersey, Maryland, District of Columbia, Vermont, Massachusetts, Connecticut, Delaware, serta Rhode Island.
Sesaat untuk perolehan nada popular vote dengan cara nasional, CNN melaporkan Trump unggul sesaat dengan 48, 9 % (28. 307. 456 nada) melawan Hillary dengan 47 % nada (27. 223. 440 nada).
Pertarungan untuk negara sisi krusial seperti Ohio, North Carolina serta Florida masihlah berjalan sengit, dengan perolehan nada ke-2 capres selalu kejar-kejaran. Ketiga negara sisi itu dikira memastikan hasil pilpres AS.
Sumber | republished by (YM) Yes Muslim!
Timeline sosial media seperti Twitter serta Facebook di Indonesia dipenuhi tema perbincangan dengan keyword 'Kalo Trump'. Semasing mengungkapkan pendapat mereka bila satu diantara kandidat, Donald Trump, memenangkan Pilpres AS.

be11a1d8-469d-4cfe-bcf5-2818e6578fe8
Sebagian salah satunya ada yang memiliki pendapat serius. Tetapi banyak pula yang melemparkan candaan, bahkan juga meme berkaitan Trump bila dia jadi Presiden AS ke-45.
" Jika Trump menang, besar kemungkinan akan banyak demo anti-Amerika disini sepanjang satu tahun lebih ke depan, " sebut pemakai Twitter dengan nama account @adipulomanan.
" Jika Trump menang gue jadi degdegan saksikan pergantian dunia, " pendapat yang memiliki account @Inftxo712.
" Jika Trump menang, takutnya style kampanye Trump diikutin kandidat disini ya. Matik, " tutur @goobruck.

d31dd17e-95a8-4471-8db7-c759f950ee36Foto : Twitter
Separuh kian lebih 50 negara sisi AS sudah merampungkan sistem pengambilan suara. Selama ini Donald Trump mengungguli perolehan electoral college atas Hillary Clinton dengan nada dari 27 negara sisi yang telah masuk.
Saat berita ini ditulis, proyeksi yang launching media terkenal AS, CNN, Rabu (9/11/2016), mengatakan Trump memperoleh sekurang-kurangnya 139 electoral college sedang Hillary baru memperoleh 104 electoral college. Diperlukan sekurang-kurangnya 270 electoral college, dari keseluruhan 538 electoral college, untuk memenangkan pilpres AS.
Dengan perolehan electoral college sejumlah itu, Trump diproyeksikan menang di sejumlah 17 negara sisi. Negara sisi yang dimenangkan Trump diantaranya Montana, Wyoming, North Dakota, South Dakota, Kansas, Oklahoma, Texas, Arkansas, Louisiana, Indiana, Kentucky, Tennessee, Mississippi, West Virginia, Alabama, South Carolina serta Nebraska.
Tetapi untuk Nebraska lantaran tak mengaplikasikan system winner-take-all, tetapi system seimbang, Trump memperoleh 3 electoral college serta Hillary 2 electoral College.
Sedang Hillary juga diproyeksikan menang di 10 negara sisi, diantaranya Illinois, New York, New Jersey, Maryland, District of Columbia, Vermont, Massachusetts, Connecticut, Delaware, serta Rhode Island.
Sesaat untuk perolehan nada popular vote dengan cara nasional, CNN melaporkan Trump unggul sesaat dengan 48, 9 % (28. 307. 456 nada) melawan Hillary dengan 47 % nada (27. 223. 440 nada).
Pertarungan untuk negara sisi krusial seperti Ohio, North Carolina serta Florida masihlah berjalan sengit, dengan perolehan nada ke-2 capres selalu kejar-kejaran. Ketiga negara sisi itu dikira memastikan hasil pilpres AS.
Sumber | republished by (YM) Yes Muslim!
0 komentar:
Posting Komentar